Goldman Sachs membatasi akses sebagian besar staf non-teknisnya ke alat pemrograman AI tingkat lanjut, termasuk Claude Code milik Anthropic dan GitHub Copilot milik Microsoft. Berdasarkan pedoman internal yang diperbarui dan diumumkan pada Oktober 2026, alat-alat itu kini pada dasarnya hanya untuk staf teknik (insinyur). 🔗 Bloomberg via CryptoBriefing
Apa yang berubah
Selama beberapa bulan sebelumnya, Goldman mengizinkan karyawan bank — termasuk trader dan banker — menggunakan alat AI coding tersebut dalam pekerjaan mereka. Akses kini dipersempit berdasarkan jenis pekerjaan, bukan lagi lokasi. 🔗 Bloomberg via PANews
Ada satu pengecualian penting: ahli strategi kuantitatif yang dikenal sebagai "Strats" — staf yang bekerja di persimpangan perdagangan, riset kuantitatif, dan rekayasa perangkat lunak — tidak dikenai pembatasan baru ini. 🔗 Bloomberg via KuCoin (Odaily)
Trader merasa dirugikan
Larangan ini membuat sebagian trader kesal. Mereka sebelumnya mengandalkan alat tersebut untuk mempercepat pekerjaan seperti memantau aliran perdagangan klien, memodelkan perubahan dan posisi pasar, serta membuat konten teks dan grafis. 🔗 Bloomberg via PANews
Alasan: produktivitas ditimbang terhadap risiko
Juru bicara Goldman menyatakan penyesuaian ini dilakukan setelah masa uji coba yang menimbang perolehan efisiensi dari alat-alat tersebut terhadap risiko dan kebutuhan pengendalian. Jumlah pasti staf yang terdampak tidak diungkapkan bank. 🔗 Bloomberg via CryptoBriefing
Ini bukan pertama kalinya Goldman mempersempit akses AI pada 2026. Pada April lalu, bank itu mencabut akses banker di Hong Kong ke model AI Anthropic, Claude, setelah menafsirkan secara ketat kontraknya dengan Anthropic — langkah yang saat itu dikaitkan dengan kepekaan soal keamanan data. 🔗 Reuters via The Edge Malaysia
Di sisi lain, Goldman tetap menggulirkan asisten AI internalnya, GS AI Assistant, ke sekitar 46.000 karyawan — menunjukkan bank itu lebih memilih memperluas alat AI buatannya sendiri sembari memperketat alat pihak ketiga yang lebih canggih. 🔗 Wisevoter — Goldman Sachs Limits AI Coding Tools to Engineers
Fakta kunci
- Pedoman internal yang diperbarui pada Oktober 2026 membatasi alat AI coding tingkat lanjut — Claude Code (Anthropic) dan GitHub Copilot (Microsoft) — terutama hanya untuk staf teknik.
- Trader dan banker yang terdampak sebelumnya memakai alat itu untuk memantau aliran perdagangan klien, memodelkan pasar dan posisi, serta membuat konten teks dan grafis.
- Ahli strategi kuantitatif ("Strats") dikecualikan dari pembatasan baru ini.
- Menurut juru bicara bank, kebijakan ini lahir dari masa uji coba yang menimbang efisiensi terhadap risiko dan pengendalian.
- Langkah serupa pernah terjadi pada April 2026, ketika akses Claude bagi banker Goldman di Hong Kong dicabut setelah peninjauan kontrak.
- Goldman tetap menggulirkan GS AI Assistant internal ke sekitar 46.000 karyawan.
Sumber
- Bloomberg via CryptoBriefing — Goldman Sachs restricts traders from using certain AI tools
- Bloomberg via PANews — Goldman Sachs Restricts Traders and Bankers From Using Certain Advanced AI Tools
- Bloomberg via KuCoin (Odaily) — Goldman Sachs Restricts Access to AI Programming Tool to Engineers
- Wisevoter — Goldman Sachs Limits AI Coding Tools to Engineers
- Reuters via The Edge Malaysia — Goldman Sachs Bars Hong Kong Bankers From Using Anthropic AI
Artikel ini disusun dan diparafrase dari sumber-sumber di atas; Goldman Sachs tidak mengungkapkan jumlah pasti staf yang terdampak dan rincian kebijakan internalnya dapat berubah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar