Legislator negara bagian New York mendorong paket regulasi AI baru yang disebut “RAISE 2.0”, dengan target implementasi pada 2027. Paket ini dimaksudkan mengisi kekosongan regulasi federal dan memberi wewenang kepada regulator negara bagian untuk memaksa perusahaan AI memperlambat pengembangan model yang dinilai berbahaya. π Bloomberg Government
Penting dicatat, rancangan ini masih berupa usulan: naskah RUU S.10731 diajukan pada 28–29 Oktober 2026 dan belum lolos di majelis mana pun. Karena sesi legislatif dua tahunan berakhir tahun ini, para sponsor mungkin perlu mengajukannya kembali pada 2027. π Catenaa
Apa itu RAISE 2.0
RAISE 2.0 membangun undang-undang RAISE Act yang sudah disahkan Gubernur Kathy Hochul pada Desember 2025. RAISE Act mewajibkan pengembang besar mempublikasikan rencana keamanan dan melaporkan insiden kritis dalam 72 jam, dengan pendaftaran mulai November 2026 dan penegakan penuh mulai Januari 2027. π PYMNTS
RUU baru ini diajukan Senator Andrew Gounardes bersama Anggota Majelis Jordan Wright dan Senator Patricia Fahy. Tujuannya menghambat kemampuan model AI terbesar untuk meningkatkan dirinya sendiri secara cepat, yang dikenal sebagai recursive self-improvement. π Bloomberg Government
Mekanisme “rem darurat” dan pembatasan daya komputasi
Ketentuan paling menonjol adalah kewajiban “pacing”: perusahaan besar seperti OpenAI dan Anthropic harus memperlambat pengembangan mereka bila dinilai berbahaya. Gounardes menyebut ketentuan ini belum pernah diusulkan di tempat lain, meski para pemimpin industri seperti CEO Anthropic Dario Amodei pernah menyerukan “speed bumps” dalam pengembangan AI. π Bloomberg Government
Di bawah rancangan ini, regulator pada Office of Digital Innovation, Governance, Integrity, and Trust (DIGIT) yang baru dibentuk berwenang memerintahkan perusahaan menurunkan daya komputasi. Regulator bisa menyatakan sebuah model terlalu berbahaya untuk dijalankan pada kapasitas penuh, lalu memaksa perusahaan mengurangi skala penggunaan daya komputasinya. π Bloomberg Government
Gounardes menyebut mekanisme pacing ini secara fungsional beroperasi sebagai “kill switch”. Ide serupa sebelumnya dilontarkan Gubernur California Gavin Newsom serta anggota Kongres Ted Lieu dan Nathaniel Moran. π Bloomberg Government
Pelaporan dan auditor independen
Pengembang diwajibkan melapor secara triwulanan tentang seberapa besar riset AI mereka yang terotomatisasi dan bagaimana mereka menggunakan daya komputasi. Setiap lonjakan signifikan pada risiko atau kemampuan model mengotomatisasi riset AI harus dilaporkan dalam 72 jam, standar yang lebih ketat dibanding aturan saat ini. π PYMNTS
Perubahan terbesar lainnya adalah audit independen wajib. RAISE Act hanya mewajibkan pengembang mengungkapkan rencana keamanan mereka, sedangkan RUU baru mewajibkan pengembang memakai “frontier examiner” independen berlisensi negara bagian untuk audit kepatuhan tahunan, plus penilaian risiko katastrofik setiap 90 hari. π PYMNTS
Rancangan ini juga mengatur cara perusahaan mengungkapkan dan memantau insiden keamanan, termasuk peretasan platform pihak ketiga yang melibatkan agen AI nakal, seperti insiden Hugging Face pada musim panas lalu. π Bloomberg Government
Fakta kunci
- RUU “RAISE 2.0” (S.10731) diajukan Senator Andrew Gounardes bersama Jordan Wright dan Patricia Fahy pada 28–29 Oktober 2026; belum lolos dan mungkin perlu diajukan ulang pada 2027. π Catenaa
- Menargetkan pengembang besar yang menghabiskan lebih dari US$1 miliar untuk pekerjaan model frontier selama 36 bulan. π AI Brief
- Regulator DIGIT dapat membatasi daya komputasi untuk pelatihan model baru atau riset AI terotomatisasi bila ada risiko katastrofik. π PYMNTS
- Pelaporan triwulanan plus laporan 72 jam untuk peningkatan signifikan kapabilitas atau risiko model. π Bloomberg Government
- Audit tahunan oleh “frontier examiner” independen berlisensi negara bagian dan penilaian risiko katastrofik setiap 90 hari. π PYMNTS
- Denda dilaporkan mencapai US$1 juta per hari untuk pelanggaran pertama dan US$3 juta per hari untuk pelanggaran berulang. π AI Brief
- Jaksa Agung dapat meminta pengadilan menghentikan aktivitas berbahaya, termasuk membatasi penyebaran model di New York. π PYMNTS
Konteks: kekosongan regulasi federal
Rancangan ini merupakan bagian dari upaya negara bagian mengisi kekosongan regulasi federal. Pemerintahan Presiden Trump dinilai mengambil pendekatan permisif terhadap AI, mengandalkan kesepakatan sukarela di antara para CEO AI. π PYMNTS
Jika disahkan, RUU ini akan memperlebar jurang antara legislatif negara bagian yang bergerak agresif menetapkan pagar pembatas AI dan pemerintah federal yang berupaya menjaga tangan regulator jauh dari pengembang AI. π PYMNTS
Sumber
- π Bloomberg Government — “New York Democrats Plan Country’s Toughest AI Limits in 2027”, Raga Justin, 2 November 2026
- π PYMNTS — “New York Bill Would Raise AI Safety Regulations”, 30 Oktober 2026
- π Catenaa — “New York bill would tighten AI safety rules”, 1 November 2026
- π AI Brief — “New York Bill Would Let State Limit Compute for Risky AI Models”, 29 Oktober 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar