Selasa, 03 November 2026

New York Times dan Sejumlah Penerbit Gugat Browser Brave atas Scraping Data untuk AI dan Bypass Paywall

The New York Times bersama sejumlah penerbit lain menggugat Brave Software, perusahaan di balik peramban Brave. Gugatan itu menuduh Brave menyalin konten berhak cipta secara melawan hukum untuk kepentingan pelatihan model AI, sekaligus memfasilitasi pengguna melewati paywall penerbit. 🔗 Reuters

Gugatan ini memperluas front hukum atas data pelatihan AI. Targetnya bukan lagi sekadar pengembang model, melainkan lapisan infrastruktur dan agregasi data yang memasok konten ke sistem-sistem tersebut.

Dua Gugatan Terpisah

Perlu diluruskan: gugatan ini diajukan dalam dua berkas terpisah di pengadilan federal Manhattan pada Senin, 2 November 2026. Berkas pertama diajukan The New York Times, sedangkan berkas kedua diajukan perusahaan yang mengoperasikan New York Daily News, Chicago Tribune, dan Orlando Sentinel. 🔗 Reuters

Perusahaan AI yang disebut dalam gugatan bukan tergugat dalam perkara ini. Mereka disebut sebagai pihak yang diduga menerima akses ke konten tersebut melalui Brave.

Tuduhan Utama: Brave Index Dijual ke Perusahaan AI

Menurut gugatan kedua, Brave memonetisasi indeks situs web yang di-scrape dengan memberikan perusahaan AI akses berbayar ke konten online real-time dari Brave Index. Konten itu kemudian digunakan untuk melatih model, menjawab kueri pengguna, atau keduanya. 🔗 Reuters

Gugatan tersebut menyebut Brave menyediakan konten berhak cipta yang diduga dicuri kepada sejumlah perusahaan AI, yakni:

  • Anthropic
  • Perplexity
  • Mistral
  • xAI
  • Cohere

Gugatan juga menuduh Brave tidak pernah meminta izin penerbit untuk mengakses situs mereka, apalagi menyalin dan menyediakan material itu kepada pengguna atau perusahaan AI lain. Brave juga diduga mengambil langkah teknis yang mencegah penerbit memblokir akses Brave ke situs mereka, serta tidak pernah memberikan kompensasi atas penggunaan, penyalinan, dan distribusi konten tersebut.

Tuduhan Kedua: Fitur Paywall Blocker

Selain soal indeks AI, gugatan mempersoalkan fitur Paywall blocker di peramban Brave. Brave disebut mempromosikan ratusan penerbit teratas sebagai konten yang dapat diakses melalui fitur tersebut, sehingga pengguna bisa membaca artikel berbayar tanpa persetujuan penerbit dan tanpa pembayaran kembali kepada mereka. 🔗 Reuters

Pernyataan Para Pihak

Juru bicara The New York Times, Graham James, menyatakan Brave telah melanggar hukum hak cipta yang berlaku dan mengabaikan permintaan berulang dari The Times untuk menghentikan perilaku yang diduga melanggar. Gugatan diajukan untuk meminta pertanggungjawaban Brave atas pencurian konten guna mendukung produknya sendiri dan menyediakannya kepada perusahaan AI generatif. 🔗 Reuters

Steven Lieberman, pengacara yang mengajukan gugatan bagi penerbit Daily News, Tribune, dan Sentinel, menyebut Brave menjual semacam pintu belakang ke jurnalisme yang menurut para penerbit tidak berhak diakses industri AI.

Di sisi lain, Jesse Dwyer, Chief Communications Officer Perplexity, menanggapi dengan menyebut The New York Times membayar terlalu banyak untuk pengacara dan terlalu sedikit untuk jurnalisnya. Brave, Anthropic, Mistral, xAI, dan Cohere belum memberikan komentar saat diminta tanggapan.

Dampak bagi Industri AI

Jika gugatan berhasil, implikasinya bisa besar. Perusahaan AI yang mengandalkan agregator indeks pihak ketiga untuk data latih real-time mungkin harus meninjau ulang rantai pasokan datanya.

Kasus ini juga mempertegas ketegangan antara fair use dan hak cipta dalam pelatihan model generatif. Bagi penerbit, gugatan ini menjadi upaya menegakkan kontrol atas konten berbayar dan memastikan kompensasi yang adil.

Bagi ekosistem AI, kasus ini dapat mempercepat pergeseran menuju sumber data berlisensi, kemitraan konten, dan mekanisme pembayaran royalti yang lebih terstruktur. Semua tuduhan di atas masih berupa dalil gugatan; belum ada putusan pengadilan atas pokok perkara.

Fakta Kunci

  • Penggugat: The New York Times dalam satu gugatan, serta New York Daily News, Chicago Tribune, dan Orlando Sentinel dalam gugatan terpisah.
  • Tergugat: Brave Software, pembuat peramban Brave.
  • Tuduhan: scraping melawan hukum dan distribusi konten berhak cipta ke perusahaan AI, serta bypass paywall penerbit.
  • Perusahaan AI yang disebut: Anthropic, Perplexity, Mistral, xAI, dan Cohere — bukan tergugat.
  • Pengadilan: Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York (Manhattan), diajukan 2 November 2026.
  • Status: gugatan baru diajukan; belum ada putusan; sebagian pihak belum berkomentar.

Sumber

Share This!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger · Designed By Adzim Developer