Aktivitas pabrik China kembali menyusut pada Oktober 2026. Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur resmi turun ke 49,3 dari 50,1 pada September, kembali ke zona kontraksi di bawah 50. 🔗 Reuters
Angka ini meleset dari perkiraan 50,0 dalam jajak pendapat Reuters, dan menjadi kontraksi ketiga dalam empat bulan terakhir. Pelemahan dipicu permintaan domestik yang lesu serta tanda-tanda melemahnya ekspor. 🔗 Reuters
Detail data China
Sub-indeks pesanan baru dan pesanan ekspor baru sama-sama tetap berada di zona kontraksi pada Oktober. Aktivitas produksi dan pembelian juga tergelincir dari ekspansi ke kontraksi. 🔗 Reuters
PMI nonmanufaktur, yang mencakup jasa dan konstruksi, ikut turun ke 49,7 dari 50,2 pada September. Data ini disusun Biro Statistik Nasional China berdasarkan laporan para manajer pembelian. 🔗 Reuters
Australia ikut berkontraksi
PMI manufaktur final Australia dari S&P Global berada di 49,6 pada Oktober, tidak berubah dari September. Angka itu merupakan level terendah bersama dalam 21 bulan terakhir dan menandai kontraksi bulan kedua berturut-turut. 🔗 Australian Manufacturing (S&P Global)
Pesanan baru di Australia turun dengan laju tertajam dalam hampir dua tahun, didorong kenaikan harga, suku bunga yang lebih tinggi, dan permintaan yang melemah. Lapangan kerja juga dipangkas untuk bulan kedua, dengan laju tercepat dalam tujuh bulan. 🔗 InvestingLive
Zona euro masih tumbuh
Berbeda dengan Asia, manufaktur zona euro tetap berada di zona ekspansi. PMI manufaktur final turun tipis ke 52,7 dari 52,9 pada September, tetapi berada di atas estimasi awal 52,4. 🔗 Reuters via Kitco
Di dalam blok tersebut, gambaran antarnegara terbagi. PMI manufaktur Jerman naik ke 54,2, sementara Prancis dan Italia kembali masuk zona kontraksi, dan indeks output zona euro melambat ke level terendah empat bulan di 52,8. 🔗 Reuters via Kitco
PDB zona euro melampaui perkiraan
Ekonomi zona euro tumbuh 0,4% pada kuartal ketiga 2026, melambat dari 0,6% pada kuartal kedua. Hasil ini tetap dua kali lipat dari perkiraan ekonom sebesar 0,2%. 🔗 JournalArta (Eurostat)
Rinciannya tidak merata: Jerman tumbuh 0,2%, Italia stagnan, dan Prancis berkontraksi 0,1%. Irlandia mencatat pertumbuhan 5,5%, meski angka negara itu terkenal mudah berayun karena aktivitas perusahaan multinasional. 🔗 ING
Tanpa Irlandia, pertumbuhan zona euro diperkirakan hanya sekitar 0,2% dan sudah melambat tiga kuartal berturut-turut. Harga energi yang terus naik menjadi tantangan tambahan memasuki musim dingin. 🔗 ING
Fakta kunci
- PMI manufaktur resmi China Oktober: 49,3, turun dari 50,1 pada September — kontraksi ketiga dalam empat bulan dan di bawah perkiraan 50,0.
- PMI nonmanufaktur China juga turun ke 49,7 dari 50,2.
- PMI manufaktur final Australia: 49,6, tidak berubah dari September dan merupakan level terendah bersama dalam 21 bulan.
- PMI manufaktur final zona euro: 52,7, turun tipis dari 52,9 tetapi tetap ekspansif; Jerman 54,2, Prancis dan Italia kembali berkontraksi.
- PDB zona euro kuartal ketiga tumbuh 0,4%, di atas perkiraan 0,2%; Jerman +0,2%, Italia 0,0%, Prancis −0,1%.
Sumber
- Reuters — China's factory activity shrinks in October, third contraction in four months
- Australian Manufacturing — S&P Global: Australian manufacturing contraction continues in October
- InvestingLive — Australia's factory PMI stuck at 49.6 as new orders drop at fastest pace since 2024
- Reuters via Kitco — Manufacturing solid but strain of energy costs, supply disruptions starts to show
- JournalArta — Euro zone economy slows to 0.4% growth in third quarter
- ING — Another strong quarter for eurozone GDP
Artikel ini disusun dan diparafrase dari sumber-sumber di atas. Angka PMI dan PDB awal bersifat sementara dan dapat direvisi pada rilis berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar