Pemilu sela Amerika Serikat digelar pada Selasa, 3 November 2026, dan pasar prediksi memperkirakan Partai Demokrat berpeluang merebut kedua kamar Kongres. Hasil pemilu ini menjadi salah satu penentu arah kebijakan teknologi dan energi AS ke depan. 🔗 GW&K Investment Management
Saat ini Partai Republik menguasai Gedung Putih, Senat dengan komposisi 53–47, dan mayoritas tipis di Dewan Perwakilan. Kehilangan salah satu kamar saja akan mengakhiri kendali satu partai (trifecta) di Washington. 🔗 Shaker Investments
Pasar taruhan menjagokan Demokrat
Pasar prediksi memberi Demokrat peluang di atas 60% untuk menyapu bersih kedua kamar. Kalshi mencatat probabilitas sekitar 61% pada awal Oktober, sementara Polymarket berada di kisaran 66%. 🔗 GW&K Investment Management
Dalam sepekan terakhir, peluang sapu bersih Demokrat di kedua platform berkisar 61–63%. Skenario berikutnya yang paling mungkin adalah Kongres terbelah, dengan Demokrat merebut DPR dan Republik mempertahankan Senat, di kisaran 30%. 🔗 Europe Says
Menjelang pemungutan suara, Demokrat diperkirakan memenangi DPR dan sedikit lebih diunggulkan di Senat. Sejumlah manajer investasi memilih menepi dan menahan posisi besar sampai hasil resmi jelas. 🔗 Eightcap
Dampak ke pusat data dan infrastruktur AI
Kemenangan Demokrat di salah satu atau kedua kamar dapat menambah hambatan politik bagi pembangunan pusat data. Isu biaya listrik dan beban jaringan menjadi salah satu titik tekan terhadap proyek infrastruktur AI. 🔗 Reuters
Goldman Sachs menilai Demokrat dapat menuntut perusahaan pusat data menanggung lebih banyak biaya infrastruktur listrik. Bank itu bersikap hati-hati terhadap saham infrastruktur AI, dan dalam kerangka perdagangannya menyarankan posisi beli pada layanan kesehatan, energi terbarukan, dan perumahan, serta posisi jual pada farmasi besar, pertahanan, dan kripto. 🔗 BigGo Finance (Goldman Sachs)
Meski begitu, risiko pajak terhadap laba perusahaan dinilai terbatas dalam jangka dekat. Presiden dari Partai Republik masih memegang hak veto dan tarif pajak korporasi 21% sudah bersifat permanen. 🔗 BigGo Finance (Goldman Sachs)
Rekor pasar saham pascapemilu sela
Bagi pasar saham, sejarah berpihak pada kenaikan. Financial Times menyoroti rekor sempurna S&P 500 setelah pemilu sela sejak 1950 yang kini menghadapi ujian berikutnya pada 2026. 🔗 BigGo Finance
Statistik menunjukkan S&P 500 naik dalam 12 bulan setelah seluruh 19 pemilu sela sejak 1950, dengan kenaikan rata-rata sekitar 15,1%. Dalam jendela 15 bulan dari Oktober tahun pemilu sela, rata-rata imbal hasilnya bahkan mencapai 29,9%. 🔗 GW&K Investment Management
Pola itu dinilai lebih berkaitan dengan kalender ketimbang partai pemenang. Meski demikian, pelaku pasar tetap mewaspadai volatilitas jangka pendek, dan kontrak opsi hanya memperkirakan pergerakan sekitar 0,8% pada hari setelah pemungutan suara. 🔗 Europe Says
Pergerakan pasar menjelang pemungutan suara
Di Asia, saham-saham tertekan pada Senin karena kekhawatiran atas keberlanjutan booming investasi AI. Di pasar berjangka AS, kontrak S&P 500 naik 0,4% dan kontrak Nasdaq menguat 0,6%. 🔗 Reuters
Fokus investor pekan ini tidak hanya pada pemilu. Laporan ketenagakerjaan AS bulan Oktober yang dirilis Jumat dan rangkaian laporan keuangan perusahaan teknologi besar juga akan menggerakkan pasar. 🔗 Reuters
Fakta kunci
- Pemilu sela AS digelar Selasa, 3 November 2026; Republik saat ini memegang Gedung Putih, Senat 53–47, dan mayoritas tipis DPR.
- Pasar prediksi memberi Demokrat peluang di atas 60% merebut kedua kamar (Kalshi ±61%, Polymarket ±66%).
- Kemenangan Demokrat dapat menambah hambatan politik bagi pusat data, termasuk tuntutan menanggung lebih banyak biaya infrastruktur listrik.
- S&P 500 tercatat naik dalam 12 bulan setelah seluruh 19 pemilu sela sejak 1950, dengan rata-rata kenaikan ±15,1%.
- Manajer investasi cenderung menahan posisi besar menjelang hasil pemilu; opsi memperkirakan pergerakan pasar hanya ±0,8% sehari setelah pemungutan suara.
Sumber
- GW&K Investment Management — Global Perspectives: The Midterm Market Pattern (Oktober 2026)
- Shaker Investments — Midterms & Markets 2026
- Europe Says — How do Prediction Market Odds on the Midterms Affect Markets?
- BigGo Finance — Democrats' Sweep Odds Soar: Goldman Sachs' Midterm Election Playbook
- Reuters — Asia shares bend under AI stress; global markets, 2 November 2026
- Eightcap — Ballots, hikes and a bruised AI trade (2 Nov 2026)
Artikel ini disusun dan diparafrase dari sumber-sumber di atas. Angka dari pasar prediksi adalah harga kontrak taruhan yang dapat berubah sewaktu-waktu, bukan hasil survei atau jaminan hasil pemilu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar