BP membukukan laba kuartal ketiga 2026 tertinggi sepanjang catatan parameternya saat ini. Underlying replacement cost profit — ukuran laba bersih versi BP — mencapai $8,46 miliar, melampaui ekspektasi analis sebesar $7,33 miliar. 🔗 Reuters
Hasil ini hampir empat kali lipat dari $2,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikannya didorong harga energi dan margin refining yang melonjak seiring perang Iran mengganggu pasokan global. 🔗 Reuters
Fakta kunci
- Laba Q3 2026 (underlying replacement cost profit): $8,46 miliar — rekor di bawah parameter saat ini; ekspektasi analis $7,33 miliar.
- Periode yang sama tahun lalu: $2,2 miliar.
- Arus kas operasi: $14,8 miliar.
- Utang bersih turun $8,4 miliar menjadi $13,9 miliar — target penurunan utang tercapai setahun lebih awal.
- BP mencatat impairment (penurunan nilai aset) sekitar $4 miliar, terutama terkait bisnis surya Lightsource BP dan angin lepas pantai.
- Sisa kewajiban Deepwater Horizon: utang dan provisi sekitar $5,94 miliar, akan diselesaikan dari surplus kas.
🔗 Reuters · Dow Jones Newswires
Utang turun lebih cepat dari rencana
BP mengalokasikan $8,4 miliar untuk memangkas utang bersih dalam satu kuartal, dari $22,3 miliar di akhir kuartal kedua menjadi $13,9 miliar. Dengan capaian itu, target utang bersih yang semula dipatok untuk 2027 tercapai setahun lebih cepat. 🔗 Dow Jones Newswires
Sebagian surplus kas akan dipakai menyelesaikan sisa kewajiban dari bencana tumpahan minyak Deepwater Horizon tahun 2010. BP masih memiliki utang dan provisi terkait sekitar $5,94 miliar, dengan jadwal pembayaran yang membentang hingga 2033. 🔗 Reuters
Meski laba melonjak, manajemen belum menaikkan pengembalian kepada pemegang saham. CEO Meg O'Neill menilai utang BP masih lebih besar dari yang aman dalam skenario harga minyak rendah, sehingga fokus tetap pada penurunan utang demi melindungi dividen saat ini. 🔗 Reuters
Konteks sektor energi
BP bukan satu-satunya yang berpesta pada kuartal ini. Shell, TotalEnergies, ExxonMobil, dan Chevron juga melampaui perkiraan laba kuartal ketiga 2026 berkat lonjakan margin refining — selisih harga bahan bakar olahan terhadap minyak mentah. 🔗 Reuters
Gangguan kilang di Timur Tengah dan Rusia membuat pasokan bahan bakar mengetat, sehingga harga bensin dan diesel naik lebih cepat daripada minyak mentah. Kondisi ini menjadi angin segar bagi perusahaan energi, berbanding terbalik dengan tekanan yang sedang dialami sektor teknologi. 🔗 ADVFN
Sumber
- Reuters — "BP posts net income of $8.46 billion, beating expectations" (via WNCY) — wncy.com
- Dow Jones Newswires — "BP Slashes Net Debt as Earnings Soar" (via Morningstar) — morningstar.com
- ADVFN — "BP Reports $8.46 Billion Third-Quarter Profit, Beats Forecasts and Cuts Net Debt to $13.9 Billion" — uk.advfn.com
Artikel ini disusun dan diparafrase dari sumber-sumber di atas. Situasi dapat berkembang; angka dan rencana perusahaan bisa berubah mengikuti pengumuman resmi berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar