Sabtu, 31 Oktober 2026

Microsoft Tawarkan Buyout Sukarela ke 60.000 Karyawan di Tengah Belanja AI Besar-besaran

Microsoft membuka penawaran keluar sukarela (Voluntary Exit Offer) kepada sekitar 60.000 karyawan di empat negara: Amerika Serikat, Kanada, India, dan Inggris. Program yang diumumkan Senin, 26 Oktober 2026 ini adalah program sukarela kedua Microsoft tahun ini. 🔗 HR Director (HCA Mag)

Jumlah yang memenuhi syarat itu setara sekitar 27% dari total 223.000 karyawan Microsoft di seluruh dunia. Angka 60.000 sendiri berasal dari laporan media berdasarkan sumber yang mengetahui hal ini — memo resmi Microsoft tidak menyebutkan jumlah karyawan yang ditawari. 🔗 HR Director (HCA Mag)

Siapa yang ditawari dan bagaimana jadwalnya?

Penawaran terbuka bagi karyawan yang memenuhi syarat di tim-tim yang berpartisipasi, pada level 70 ke bawah — jangkauannya mencapai level vice president. Divisi yang dilaporkan termasuk di dalamnya antara lain AI experiences, Copilot, keuangan, sumber daya manusia, Xbox, serta Windows + Devices, sedangkan pemasaran, bisnis komersial, dan keamanan termasuk yang dikecualikan. 🔗 HR Director (HCA Mag)

  • Karyawan harus memutuskan pada awal Desember 2026.
  • Mereka yang menerima penawaran akan keluar pada 31 Desember 2026.
  • Microsoft tidak menetapkan target jumlah penerimaan; paket bersifat dukungan finansial setara pesangon standar, dengan rincian individual dikirim lewat email ke masing-masing karyawan.

🔗 Capital Digest · American Bazaar

Membangun dari program April

Program ini memperluas pendekatan yang pertama dicoba pada April 2026 lewat Voluntary Retirement Program. Program April terbuka bagi sekitar 7% karyawan Microsoft di AS — dihitung sekitar 8.750 orang — dan lebih dari 30% di antara yang memenuhi syarat menerimanya, menurut keterangan Microsoft pada Juli. 🔗 HR Director (HCA Mag)

Jangkauan program baru jauh lebih luas: April lalu batasnya adalah level senior director, sedangkan penawaran kali ini mencapai level vice president dan mencakup empat negara. Pada Juli 2026, Microsoft juga menghapus sekitar 4.800 posisi (sekitar 2,1% tenaga kerja global) lewat jalur PHK biasa. 🔗 HR Director (HCA Mag)

Apa kata Microsoft?

Chief People Officer Amy Coleman membingkai program ini sebagai cara yang lebih terkelola untuk menghadapi perubahan. Dalam memonya, ia menyebut penawaran keluar sukarela ini menciptakan fleksibilitas yang lebih besar dan lebih banyak cara bagi karyawan untuk membentuk babak berikutnya dalam karier mereka, serta melanjutkan pelajaran dari program pensiun sukarela awal tahun ini. 🔗 HR Director (HCA Mag)

Perlu dicatat, memo Coleman di bulan Oktober tidak menyebut belanja AI atau pemangkasan biaya sebagai alasan. Kaitan dengan biaya AI datang dari analisis media: Microsoft sedang menyeimbangkan pembangunan infrastruktur AI yang mahal dengan efisiensi modal, sementara arus kas bebas kuartal keduanya turun 23% secara tahunan menjadi US$19,64 miliar. 🔗 HR Director (HCA Mag)

Konteks finansial: bisnis booming, belanja membengkak

Langkah ini bukan karena bisnis melemah. Pada tahun fiskal 2026 yang berakhir 30 Juni 2026, Microsoft membukukan pendapatan US$331,8 miliar (naik 18%) dan laba bersih US$133,7 miliar — keduanya rekor. 🔗 Beancount (analisis laporan Microsoft)

Di sisi lain, belanja infrastruktur AI-nya sangat besar: US$115,9 miliar pada tahun fiskal 2026, dan panduan perusahaan menyebut belanja modal kuartal September 2026 saja diperkirakan melampaui US$50 miliar. Disiplin biaya karyawan berjalan beriringan dengan pengeluaran sebesar itu. 🔗 Capital Digest

Fakta kunci

  • Sekitar 60.000 karyawan memenuhi syarat — ±27% dari 223.000 karyawan global (angka dari laporan media, bukan memo resmi).
  • Berlaku di AS, Kanada, India, dan Inggris; level 70 ke bawah, hingga level vice president.
  • Keputusan pada awal Desember 2026; yang menerima keluar pada 31 Desember 2026; tidak ada target jumlah penerimaan.
  • Program sukarela kedua pada 2026: program April mencakup ±8.750 karyawan AS dan diterima lebih dari 30% di antaranya.
  • Tahun fiskal 2026: pendapatan US$331,8 miliar, laba bersih US$133,7 miliar; belanja infrastruktur US$115,9 miliar.

Sumber

  1. HR Director (HCA Mag) — Microsoft offers buyouts to 60,000 staff as AI costs mount
  2. Capital Digest — Microsoft Offers Buyouts to 60,000 Employees Amid AI Costs
  3. American Bazaar — Microsoft offers buyouts to 60,000 workers as it shifts spending toward AI
  4. Beancount — Microsoft FY2026 Earnings: The $133B Profit Machine

Artikel ini disusun dan diparafrase dari sumber-sumber di atas; tingkat penerimaan penawaran baru akan diketahui setelah batas keputusan pada Desember 2026.

Share This!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger · Designed By Adzim Developer