Gelombang jual saham teknologi akibat kekhawatiran belanja AI di Wall Street menyeberang ke Asia pada Jumat, 30 Oktober 2026. Indeks KOSPI Korea Selatan ditutup anjlok 3,48% ke 5.730,74, sementara indeks teknologi KOSDAQ turun 3,83%. 🔗 Yonhap Infomax
Di Jepang, Nikkei 225 ikut turun sekitar 2,1%. Saham-saham pemasok chip di kedua negara menjadi yang paling terpukul, padahal kinerja mereka sendiri pekan ini tergolong kuat. 🔗 AJU Press
Sidecar terpicu di Seoul
Penjualan besar investor asing di awal sesi memicu sidecar pada pukul 10.04 waktu setempat. Mekanisme itu menangguhkan order jual program (program sell orders) di bursa utama selama lima menit. 🔗 Yonhap Infomax
Secara intraday KOSPI sempat turun hingga 5,7%. Investor asing membukukan penjualan bersih lebih dari 1,5 triliun won, mengakhiri pembelian bersih tiga sesi beruntun, dan sekitar 70% saham yang tercatat di bursa utama ikut melemah. 🔗 AJU Press
Saham chip jadi korban terbesar
- SK hynix anjlok 7,08% ke 1.418.000 won di Seoul, meski awal pekan ini sempat menguat setelah hasil kuartalan dan rencana pengembalian ke pemegang saham sebesar 60 triliun won.
- Samsung Electronics turun 3,02% ke 225.000 won.
- Di Tokyo, saham terkait chip seperti Advantest, Tokyo Electron, dan Kioxia turun tajam; produsen substrat Ibiden — yang menjadikan Intel pelanggan besar — menyentuh batas penurunan harian.
🔗 AJU Press
Berawal dari arus kas raksasa AS
Pemicunya adalah laporan keuangan raksasa teknologi AS. Alphabet membukukan arus kas bebas negatif US$9,1 miliar pada kuartal ketiga — dua kuartal negatif beruntun pertama sejak perusahaan itu go public — dan sahamnya jatuh 12,6% di New York, penurunan satu hari terbesar sejak 2004. 🔗 AJU Press
Amazon dan Intel kemudian melaporkan hasil di bawah ekspektasi, yang memperdalam keraguan investor: apakah belanja infrastruktur AI yang masif benar-benar bisa berubah menjadi laba. Intel bahkan anjlok lebih dari 20% dalam perdagangan after-hours sebelum penurunan berlanjut pada sesi Jumat. 🔗 AJU Press
Tekanan juga terasa di pasar lain Asia: indeks Taiex Taiwan turun sekitar 2,5%. Meski begitu, Alphabet mempertahankan panduan belanja modal 2026 di kisaran US$195–205 miliar, yang berarti pesanan untuk pembuat chip memori Korea untuk saat ini tetap berjalan. 🔗 Startup Fortune
Fakta kunci
- KOSPI ditutup turun 3,48% ke 5.730,74; KOSDAQ turun 3,83%; intraday KOSPI sempat jatuh hingga 5,7%.
- Sidecar terpicu pukul 10.04 di Seoul: order jual program ditangguhkan lima menit.
- Investor asing menjual bersih lebih dari 1,5 triliun won saham KOSPI.
- SK hynix −7,08% dan Samsung Electronics −3,02% di Seoul; Nikkei 225 turun sekitar 2,1% di Tokyo.
- Pemicu: arus kas bebas Alphabet negatif US$9,1 miliar dan sahamnya −12,6%, disusul hasil Amazon dan Intel yang di bawah ekspektasi.
- KOSPI menutup Oktober dengan penurunan bulanan sekitar 16,2%.
Sumber
- Yonhap Infomax — AI Concerns Resurface on US Big Tech Earnings: KOSPI, KOSDAQ Plunge Over 3%
- AJU Press — Alphabet's heavy AI spending hits chip stocks in Seoul and Tokyo
- Startup Fortune — Nasdaq futures sink and Kospi crashes as AI spending doubts spread
Artikel ini disusun dan diparafrase dari sumber-sumber di atas; pergerakan pasar dapat terus berkembang pada sesi berikutnya.